Tatacara Doa Malam Nishfu Sya'ban

Tatacara Pembacaan Yasin Malam Nishfu Sya'ban


Menghidupkan malam Nishfu Sya'ban

Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa menghidupkan malam Nishfu Sya'ban dengan serangkaian ibadah

termasuk perbuatan yang dianjurkan oleh Rasulullah. hendaknya pada malam tersebut kita gunakan waktu

sebaik-baiknya untuk melakukan ibadah. Mengapa? Lantaran kemuliaan dan keistimewaan malam

tersebut yang tidak boleh berlalu begitu saja. Plus malam Nishfu Sya'ban ini datang setahun sekali, yang

boleh jadi pada tahun depan kita belum tentu dapat bertemu dengannya. Oleh karena itu, sambut dan isilah

dengan serangkaian ibadah sebanyak dan sebaik mungkin seperti berdzikir, berdoa, membaca al-Qur'an,

membaca shalawat, membaca surat Yasin, shalat Awwabin atau shalat Tasbih, bershadaqah,

bersilaturrohim
dan perbuatan baik lainnya. sehingga umur dan waktu kita tidak berlalu begitu saja. Dan di

dalam semua itu terdapat fadhilah dan pahala yang besar. Dalam haditsnya Rasulullah bersabda:

ﻋَﻦْ ﻋَﻠِﻲِّ ﺑْﻦِ ﺃَﺑِﻲ ﻃَﺎﻟِﺐٍ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟﻨِّﺼْﻒِ ﻣِﻦْ ﺷَﻌْﺒَﺎﻥَ ﻓَﻘُﻮﻣُﻮﺍ ﻟَﻴْﻠَﻬَﺎ ﻭَﺻُﻮﻣُﻮﺍ

ﻧَﻬَﺎﺭَﻫَﺎ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﻨْﺰِﻝُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻟِﻐُﺮُﻭﺏِ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲِ ﺇِﻟَﻰ ﺳَﻤَﺎﺀِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﺃَﻟَﺎ ﻣِﻦْ ﻣُﺴْﺘَﻐْﻔِﺮٍ ﻟِﻲ ﻓَﺄَﻏْﻔِﺮَ ﻟَﻪُ ﺃَﻟَﺎ ﻣُﺴْﺘَﺮْﺯِﻕٌ ﻓَﺄَﺭْﺯُﻗَﻪُ ﺃَﻟَﺎ

ﻣُﺒْﺘَﻠًﻰ ﻓَﺄُﻋَﺎﻓِﻴَﻪُ ﺃَﻟَﺎ ﻛَﺬَﺍ ﺃَﻟَﺎ ﻛَﺬَﺍ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻄْﻠُﻊَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮُ .

Artinya: "Dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah bersabda: "Apabila sampai pada malam Nishfu Sya'ban, maka

shalatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, karena sesungguhnya Allah akan turun

ke dunia pada malam tersebut sejak matahari terbenam dan Allah berfirman: "Tidak ada orang yang

meminta ampun kecuali Aku akan mengampuni segala dosanya, tidak ada yang meminta rizki melainkan

Aku akan memberikannya rezeki, tidak ada yang terkena musibah atau bencana, kecuali Aku akan

menghindarkannya, tidak ada yang demikian, tidak ada yang demikian, sampai terbit fajar" [1]

Hadis riwayat imam al-Dailamiy, Imam Ibn Asakir dan imam al-Bayhaqiy:

ﺧَﻤْﺲُ ﻟَﻴﺎﻝٍ ﻻ ﺗُﺮَﺩُّ ﻓِﻴﻬِﻦَّ ﺍﻟﺪَّﻋْﻮَﺓُ ﺃﻭَّﻝُ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ ﻣِﻦْ ﺭَﺟَﺐَ ﻭَﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟﻨِّﺼْﻒِ ﻣِﻦْ ﺷَﻌْﺒﺎﻥَ ﻭَﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻭَﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟﻔِﻄْﺮِ ﻭَﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ .

Artinya: ” Ada 5 malam yang doa tidak tertolak pada 5 malam tersebut: yaitu malam pertama bulan Rajab,

malam Nisfu Sya’ban, malam Jum’at, malam I’dul Fitri dan malam I’dul Adhha.”[2]

Kaifiyat Pembacaan Yasin

Baca al-Fatihah dan Surat Yasin dengan niat mudah-mudahan Allah memberikan panjang umur, sehat afiat

dalam thaat dan ibadah serta istiqamah dalam kebaikan.

ﺍﻟﻔَﺎﺗِﺤَﺔَ ﺍِﻟَﻰ ﺣَﻀْﺮَﺓِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻳُﻄِﻴْﻞُ ﺍَﻋْﻤَﺎﺭَﻧَﺎ ﻓِﻲ ﺻِﺤَّﺔٍ ﻭَﻋَﺎﻓِﻴَﺔٍ , ﻭَﻳُﻮَﻓِّﻘُﻨَﺎ ﻟِﻜُﻞِّ ﻋَﻤَﻞٍ

ﻣَﺮْﺿِﻲٍّ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋَﺔِ , ﻭَﻳَﺠْﻌَﻠُﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﻋِﻴَﺎﻝِ ﺍﻟﺴَّﻼَﻣَﺔِ , ﻭَﻳَﺤْﻔَﻈُﻨَﺎ ﻭَﻳَﺮْﻋَﺎﻧَﺎ ﺑِﺎﻟﺮِّﻋَﺎﻳَﺔِ ﺍﻟﺘَّﺂﻣَّﺔِ , ﻣَﻊَ ﺍﻟْﻬُﺪَﻯ ﻭَﺍﻟﺘَّﻮْﻓِﻴْﻖِ , ﻭَﺍْﻷِﺳْﺘِﻘَﺎﻣَﺔِ

ﻭَﺍﻟﺘَّﺼْﺪِﻳْﻖِ . ﺍَﻟْﻔَﺎﺗِﺤَﺔ ...

Kemudian membaca surat Yasin, setelah surat Yasin membaca doanya.

Baca al-Fatihah dan Surat Yasin dengan niat Allah jauhkan diri kita dan keluarga dari bala, fitnah dan

mushibah serta Allah berikan kepada kita keluasan rizqi yang halal, berkah bagi kita dan keluarga.

ﺍﻟﻔَﺎﺗِﺤَﺔَ ﺍِﻟَﻰ ﺣَﻀْﺮَﺓِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺑِﻨِﻴَّﺔِ ﺍْﻟﻘَﺒُﻮْﻝِ , ﻭَﺗَﻤَﺎﻡِ ﻛُﻞِّ ﺳُﻮْﻝٍ ﻭَﻣَﺄْﻣُﻮْﻝٍ , ﻭَﺻَﻼَﺡِ ﺍﻟﺸَّﺄْﻥِ ﻇَﺎﻫِﺮًﺍ ﻭَﺑَﺎﻃِﻨًﺎ

ﻭَﺑِﻨِﻴَّﺔِ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺍﻟْﻜَﺮِﻳْﻢَ ﻳَﻔْﺘَﺢُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﻓُﺘُﻮْﺡَ ﺍﻟْﻌَﺎﺭِﻓِﻴْﻦَ , ﻭَﻳُﻔَﻘِّﻬُﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦِ , ﻭَﻳَﺮْﺯُﻗُﻨَﺎ ﻛَﻤَﺎﻝَ ﺍْﻻِﺧْﻼَﺹِ ﻭَﺍْﻟﻴَﻘِﻴْﻦِ , ﻭَﻳَﺮْﺯُﻗُﻨَﺎ ﺍَﻭْﻻَﺩًﺍ

ﺻَﺎﻟِﺤِﻴْﻦَ ﻭَﺑَﻨَﺎﺕٍ ﺻَﺎﻟِﺤَﺎﺕٍ , ﻭَﺍْﻟﻌِﺼْﻤَﺔَ ﻣِﻦَ ﺍْﻷَﻓَﺎﺕِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻫَﺎﺕِ , ﻭﻳَﺠْﻌَﻠُﻨَﺎ ﻣُﻴَﺴَّﺮِﻳْﻦَ ﻓِﻲ ﺍْﻷَﺭْﺯَﺍﻕِ ﺍﻟﻄَّﻴِّﺒَﺎﺕِ ﺍﻟْﻤُﺒَﺎﺭَﻛَﺎﺕِ , ﻭَﻣُﺮْﺗَﻔِﻌِﻴْﻦَ

ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﺮَﺍﺗِﺐِ ﻭَﺍﻟﺪَّﺭَﺟَﺎﺕِ . ﻭَﺑِﻨِﻴَّﺔِ ﺍَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳَﺪْﻓَﻊُ ﺍْﻟﺒَﻼَﺀَ ﻭَﺍْﻟﻮَﺑَﺎﺀَ ﻭَﺍْﻷَﻣْﺮَﺍﺽَ ﻭَﺍْﻟﻔِﺘَﻦِ ﻣَﺎ ﻇَﻬَﺮَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻭَﻣَﺎ ﺑَﻄَﻦَ . ﺍَﻟْﻔَﺎﺗِﺤَﺔ ...

Kemudian membaca surat Yasin, setelah surat Yasin membaca doanya.

Baca al-Fatihah dan Surat Yasin dengan niat Allah jadikan hati kita kaya dengan perangai baik, jauh dari

hasud, dengki, riya, takabbur dan ujub serta mohon ketetapan iman dan Islam serta khusnul Khatimah

(akhir hidup yang baik).

ﺍﻟﻔَﺎﺗِﺤَﺔَ ﺍِﻟَﻰ ﺣَﻀْﺮَﺓِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻳُﺼْﻠِﺢُ ﻗُﻠُﻮْﺑَﻨَﺎ ﻭَﻗَﻮَﺍﻟِﺒَﻨَﺎ ﻣَﻊَ ﺍﻟْﺒِﺮِّ ﻭَﺍْﻻِﺣْﺴَﺎﻥِ , ﻭَﻳُﺜْﺒِﺖُ ﻟَﻨَﺎ

ﺍْﻻِﺳْﻼَﻡِ ﻭَﺍْﻻِﻳْﻤَﺎﻥِ , ﺑِﻼَ ﻣِﺤْﻨَﺔٍ ﻭَﻻَ ﺍﻣْﺘِﺤَﺎﻥٍ , ﺑِﺠَﺎﻩِ ﺳّﻴِّﺪِ ﻭَﻟَﺪِ ﻋَﺪْﻧَﺎﻥَ , ﻭَﻳَﺤْﻔَﻈُﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﺍَﻫْﻞِ ﺍﻟﺰَّﻣَﺎﻥِ , ﻭَﻓِﺘْﻨَﺔِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ , ﻭَﺣَﺴَﺪِ

ﺍْﻻَﻫْﻞِ ﻭَﺍﻟْﺠِﻴْﺮَﺍﻥِ , ﻭﻳَﺠْﻌَﻠُﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻳَﺴْﺘَﻤِﻌُﻮْﻥَ ﺍْﻟﻘَﻮْﻝَ ﻭَﻳَﺘَّﺒِﻌُﻮْﻥَ ﺍَﺣْﺴَﻨَﻪُ , ﻭﻳَﺨْﺘِﻢُ ﻟَﻨَﺎ ﺑِﺤُﺴْﻦِ ﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻤَﺔِ . ﺍَﻟْﻔَﺎﺗِﺤَﺔ ...

Kemudian membaca surat Yasin, setelah surat Yasin membaca doanya.

Perhatian: Bagi para jamaah yang hadir pada perayaan malam Nishfu Sya'ban secara berjamaah yang

berhalangan untuk membaca surat Yasin, maka hendaknya ia membaca surat al-Ikhlash, sebanyak-

banyaknya. Agar ia tidak menyia-nyiakan waktu yang memiliki keutamaan tanpa berdzikir dan berdoa

kepada Allah.

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

ﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﺣَﺪٌ (1) ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﺼَّﻤَﺪُ (2) ﻟَﻢْ ﻳَﻠِﺪْ ﻭَﻟَﻢْ ﻳُﻮﻟَﺪْ (3) ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﻟَﻪُ ﻛُﻔُﻮًﺍ ﺃَﺣَﺪٌ 4) )

Atau ia membaca:

ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺃَﻧْﺖَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺇِﻧِّﻲ ﻛُﻨْﺖُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ

Syaikh Abdul Hamid Qudus dalam kitab Kanzun Najah Was Surur halaman 65 mengatakan siapa yang

membaca dzikir ini di malam Nishfu Sya'ban sebanyak (2375) kali, maka ia akan diberikan perlindungan

dari bala sampai tahun akan datang.

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِﻥِ ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ , ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ

ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ .

Artinya: “Ya Allah berikanlah shalawat kepada penghulu kami Nabi Muhammad yang membuka apa yang

tertutup dan yang menutupi apa yang terdahulu, penolong kebenaran dengan kebenaran yang memberi

petunjuk ke arah jalan yang lurus. Dan kepada keluarganya, sebenar-benar pengagungan padanya dan

kedudukan yang agung.”

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻳَﺎ ﺫَﺍﻟْﻤَﻦِّ ﻭَﻻَ ﻳُﻤَﻦُّ ﻋَﻠَﻴْﻚَ , ﻳَﺎ ﺫَﺍﺍﻟْﺠَﻼَﻝِ ﻭَﺍْﻹِﻛْﺮَﺍﻡِ , ﻳَﺎ ﺫَﺍﺍﻟﻄَّﻮْﻝِ ﻭَﺍْﻹِﻧْﻌَﺎﻡِ , ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ , ﻇَﻬْﺮَ ﺍﻟﻼَّﺟِﻴْﻦَ , ﻭَﺟَﺎﺭَ

ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﺠِﻴْﺮِﻳْﻦَ , ﻭَﻣَﺄْﻣَﻦَ ﺍﻟْﺨَﺎﺋِﻔِﻴْﻦَ , ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺖَ ﻛَﺘَﺒْﺘَﻨَﺎ ﻋِﻨْﺪَﻙَ ﻓِﻰ ﺃُﻡِّ ﺍْﻟﻜِﺘَﺎﺏِ ﺃَﺷْﻘِﻴَﺎﺀَ ﺃَﻭْ ﻣَﺤْﺮُﻭْﻣِﻴْﻦَ ﺃَﻭْ ﻣَﻄْﺮُﻭْﺩِﻳْﻦَ ﺃَﻭْ ﻣُﻘَﺘَّﺮِﻳْﻦَ

ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺃَﺭْﺯَﺍﻗِﻨَﺎ ﻓَﺎﻣْﺢُ ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ِﺑﻔَﻀْﻠِﻚَ ﺷَﻘَﺎﻭَﺗَﻨَﺎ ﻭَﺣِِﺮْﻣَﺎﻧَﻨَﺎ ﻭَﻃَﺮْﺩَﻧَﺎ ﻭَﺗَﻘْﺘِﻴْﺮَ ﺃَﺭْﺯَﺍﻗِﻨَﺎ ﻭَﺃَﺛْﺒِﺘْﻨَﺎ ﻋِﻨْﺪَﻙَ ﻓِﻰ ﺃُﻡِّ ﺍْﻟﻜِﺘَﺎﺏِ ﺳُﻌَﺪﺁﺀَ

ﻣَﺮْﺯُﻭْﻗِﻴْﻦَ ﻣُﻮَﻓَّﻘِﻴْﻦَ ﻟِﻠْﺨَﻴْﺮَﺍﺕِ , ﻓَﺈِﻧَّﻚَ ﺗَﻘُﻮْﻝُ ﻓِﻰ ﻛِﺘَﺎﺑِﻚَ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺃَﻧْﺰَﻟْﺖَ ﻳَﻤْﺤُﻮْ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣَﺎ ﻳَﺸَﺎﺀُ ﻭَﻳُﺜْﺒِﺖُ ﻭَﻋِﻨْﺪَﻩُ ﺃُﻡُّ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ . ﺇِﻟَﻬَﻨَﺎ

ﺑِﺎﻟﺘَّﺠَﻠِّﻰ ﺍْﻷَﻋْﻈَﻢِ ﻓِﻰ ﻟَﻴْﻠَﺔِ ﺍﻟﻨِّﺼْﻒِ ﻣِﻦْ ﺷَﻬْﺮِ ﺷَﻌْﺒَﺎﻥَ ﺍﻟْﻤُﻜَﺮَّﻡِ , ﺍﻟَّﺘِﻰ ﻳُﻔْﺮَﻕُ ﻓِﻴْﻬَﺎ ﻛُﻞُّ ﺃَﻣْﺮٍ ﺣَﻜِﻴْﻢٍ ﻭَﻳُﺒْﺮَﻡُ , ﻧَﺴْﺄَﻟُﻚَ ﺃَﻥْ ﺗَﻜْﺸِﻒَ ﻋَﻨَّﺎ ﻣِﻦَ

ﺍﻟْﺒَﻼَﺀِ ﻣَﺎ ﻧَﻌْﻠَﻢُ , ﻭَﻣَﺎ ﻻَ ﻧَﻌْﻠَﻢُ ﻭَﻣَﺎ ﺃَﻧْﺖَ ﺑِﻪِ ﺃَﻋْﻠَﻢُ , ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧْﺖَ ﺍْﻷَﻋَﺰُّ ﺍْﻷَﻛْﺮَﻡُ , ﻭَﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺍْﻷُﻣِّﻲِّ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ

ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ .

Ya Allah, Pemilik anugrah, tidak ada yang memberi anugrah kepada Engkau. Wahai yang memiliki keagungan

dan kemuliaan. Wahai yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau: Engkaulah

penolong para pemohon pertolongan, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang

ketakutan. Ya Allah, seandainya kami telah ditakdirkan di sisiMu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang

celaka atau terhalang dari kasih sayangMu atau tertolak atau sempit rizki, maka hapuskanlah (semua itu).

Hapuskanlah, Ya Allah, dengan anugrahMu: celakakami, terhalangnya kami, tertolaknya kami dan

kesempitan dalam rezeki kami dan tetapkanlah kami di sisiMu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang

beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan. Sungguh Engkau telah berfirman

dan firmanMu pasti benar, di dalam Kitab SuciMu yang telah Engkau turunkan dengan lisan NabiMu yang

terutus: Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang dikehendakiNya dan di sisi Allah

terdapat Ummul Kitab. Wahai Tuhankami, demi keagungan yang tampak di malam pertengahan bulan

Sya’ban nan mulia, saat segala perkara yang ditetapkan dibedakan, hapuskanlah dari kami bencana, baik

yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang

tersembunyi. Sesungguhnya Engkau Maha Agung dan Maha mulia. Semoga Allah melimpahkan shalawat

dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang Ummiy beserta keluarga dan para sahabat beliau.

Amin.

Ketahuilah: Bagi yang tidak sempat mengikuti perayaan malam Nishfu Sya'ban secara berjamaah yang

dilakukan Ba'da Maghrib lantaran kesibukan atau lain hal, maka ia masih mendapat fadhilah melakukannya

pada tengah malam atau sebelum fajar (subuh).

1] ] Riwayat Imam Ibnu Majah dalam kitab Sunannya hadis no: 1378

[2] Imam al-Bayhaqiy dalam kitab Sua'b al-Iman hadis no: 3713, Imam Abdur Razzaq dalam kitab Mushannaf hadis no: 7927
 
Sumber:http://m.facebook.com/story.php?story_fbid=288129291332923&substory_index=0&id=118606844951836&from_feed=1&refid=28&_ft_=qid.5892421142949242186%3Amf_story_key.2489867504438226559